4 Pantangan Diet Oatmeal yang Harus Kamu Tahu dan Hindari

Oatmeal merupakan salah satu alternatif pengganti nasi yang digunakan untuk diet. Seringkali oatmeal dikonsumsi untuk sarapan. Beberapa alasan mengapa oatmeal populer adalah karna memiliki manfaat yang sangat beragam dan tentunya karena mudah untuk disajikan.

ads

Seringkali, oatmeal dikonsumsi dengan bahan-bahan tambahan seperti kacang, susu ataupun madu. Oatmeal memiliki kandungan serat tinggi yang berfungsi untuk menahan rasa lapar ketika sedang diet. Oatmeal juga dikenal sebagai bahan untuk Cara Diet Tanpa Makan Nasi. Dalam melakukan diet oatmeal terdapat beberapa pantangan diet oatmeal yang harus diperhatikan.

Oatmeal sendiri merupakan campuran komposisi serat tinggi dan gandum utuh yang ditemui dalam bentuk bubuk kasar. Terdapat oatmeal siap saji yang diproduksi untuk mewadahi kebutuhan masyarakat yang ingin menyajikan oatmeal dalam waktu cepat.

Pantangan diet oatmeal harus diperhatikan agar mendapatkan hasil yang optimal. Manfaat oatmeal untuk diet sangat banyak, tidak seperti susu diet yang memiliki efek samping minum susu diet.

Namun terdapat beberapa pantangan diet oatmeal yang harus diperhatikan agar khasiat yang didapatkan maksimal.

1. Mengonsumsi Oatmeal Siap Saji

Pantangan diet oatmeal pertama berkaitan dengan oatmeal siap saji. Dimana proses penyajiannya hanya diseduh dengan air panas. Akan tetapi, oatmeal siap saji memiliki kadar gula yang jauh lebih tinggi dibanding oatmeal yang harus dimasak terlebih dulu.

Hal ini dapat menghambat proses diet disebabkan semakin tinggi kadar gula makan cadangan lemak yang disimpan oleh tubuh akan semakin tinggi. Diet oatmeal ini harus diiringi dengan gerakan pilates untuk pemula dan gerakan yoga penurun berat badan. Itulah penjelasan mengenai pantangan diet oatmeal pertama.

2. Menggunakan Topping yang Tidak Sehat

Dalam menjalankan diet, tentunya persiapan yang dilakukan haruslah maksimal dan bersifat keseluruhan. Apabila konsumsi gandum dibarengi dengan topping yang kurang sehat seperti selai cokelat kacang ataupun lauk gorengan, tentunya manfaat yang didapat tidak akan terasa secara maksimal.

Mengonsumsi oatmeal bukan berarti dapat makan sembarangan. Pilihlah topping yang mendukung diet oatmeal dan menjauhi pantangan diet oatmeal. Misalnya seperti menggunakan telur yang kaya protein atau buah-buahan segar. Dapat juga digunakan madu untuk menambah rasa manis, namun perhatikan efek samping minum madu diet.

3. Porsi yang Terlalu Besar

Pantangan diet oatmeal ketiga adalah mengenai porsi. Oatmeal yang diletakkan di mangkuk akan terlihat sedikit dan tidak membuat kenyang dikarenakan bentuknya yang halus. Padahal, ketika diseduh oatmeal akan mengembang dan menjadi padat.

Bisa jadi ternyata porsi oatmeal yang akan dikonsumsi menjadi terlalu banyak. Salah satu tips yang dapat digunakan adalah dengan makan menggunakan mangkuk beurkuran kecil.


Seorang ahli gizi klinis dari Amerika Serikat, Jennifer Bowers Ph.D., R.D., megatakan menuang oatmeal pada mangkuk kecil akan cepat membuatnya terlihat penuh dan mengecoh otak seolah sudah makan cukup banyak. Pelajari juga cara membuat perut rata hanya dalam waktu singkat dan cara mengurangi berat badan dengan cepat.

4. Makanan Pendamping yang Kurang Sehat

Pantangan diet oatmeal terakhir adalah mengenai makanan pendamping. Dalam mengonsumsi oatmeal seringkali dibarengi dengan makanan-makanan yang tanpa disadari meningkatka kadar lemak secara signifikan.

Seperti contohnya susu dan bubuk cokelat. Sebaiknya biasakan untuk mengonsumsi dengan tekstur biasa sehingga dapat lebih dinikmati tanpa membutuhkan makanan pendamping lainnya.

Hal diatas merupakan pantangan diet oatmeal yang harus diperhatikan. Selain pantangan diet oatmeal, harus diperhatikan juga efek samping minum susu diet, efek samping minum teh diet, dan efek samping diet telur.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pantangan